Bisnis
Usaha Inovatif dan Kreatif merupakan jenis usaha yang berbeda dengan usaha pada
umumnya. Tentunya ini harus di lakukan agar usaha yang sedang kita geluti
menjadi lebih maju dan berkembang pesat. Usaha pulsa elektrik merupakan
salah satu usaha yang paling banyak diminati. Sesuai perkembangan zaman usaha
ini terus berkembang dengan memberikan inovasi inovasi yang dapat menarik minat
konsumen. Inovasi pada usaha counter pulsa biasanya akan memberikan suatu bonus
seperti kartu perdana, makanan atau minuman yang akan didapatkan dengan cara
membeli paket internet. Cara ini terbukti cukup efektif mendongkrak jumlah
pembeli paket internet di counter. Selain untuk counter pulsa, cara ini juga
dapat di lakukan di warnet, percetakan dll.
Senin, 14 November 2016
0
komentar
Analisis Swot Studi Kasus Kesuksesan Wirausahawan Eka Tjipta Widjaya
1.1 Profil Eka Tjipta Widjaya
Eka Tjipta Widjaya, pendiri Sinar Mas grup, saat ini termasuk 3 besar orang terkaya Indonesia versi majalah Glbe Asia 2008. Kabarnya total kekayaannya sekitar 3,8 Miliyar. Eka Tjipta Widjaya lahir di Coan Ciu Fujian RRC dengan nama Oei Ek Tjhong tahun 1923. Tahun 1931, ia melakukan migrasi ke Makasar Sulawesi Selatan. Pada usia 9 tahun ia berjualan dari rumah ke rumah, hingga pada saat usia 15 tahun berjualan biscuit dan gula dengan modal awal menggadaikan ijazah SD-nya supaya usahanya berkembang.Saat umur 37 tahun, Eka pindah ke Surabaya. Dengan segala optimisme, kerja keras, dan tantangan, akhirnya usaha yang dijalaninya mulai menghasilkan sukses besar. Eka juga mempunyai kebun kopi dan kebun karet di Jember. Pernah ia merintis usaha penggilingan padi di Ciluas, Serang, Banten, yang kemudian dijual kepada PKI karena usahanya merugi. Awalnya Sinar Mas merupakan CV. Perusahaan ini melakukan ekspor hasil bumi dan impor tekstil di berbagai kota di Indonesia
Pada tahun 1941 usahanya berkembang dan masuklah Jepang ke Makasar sehingga bisnisnya goncang dan jatuh miskin. Figurnya dikenal patang menyerah dengan kekayaan mental itu ia merintis kembali usahanya sehingga berbuah manis sehingga mendirikan perusahaan Sinar Mas Group. Kini perusahaannya bergerak dalam 4 sayap bisnis, yaitu Finansial, Bubur Kertas, Agrobisnis dan real estate. Pada saat ini beliau mendirikan Yayasan Tjipto Foundation.
1.2 Analisis SWOT
Analisis SWOT yaitu sebuah bentuk analisa situasi dan juga kondisi yang bersifat deskriptif (memberi suatu gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan juga kondisi sebagai sebagai faktor masukan, lalu kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing.
a. Strengt (Kekuatan)
- Eka Tjipta merupakan sosok yang ulet dan pekerja keras.
- Semangat dan tekad yang kuat untuk membantu perekonomian keluarga berbuah manis.
- Berjiwa sosial tinggi.
- Tetap optimis, dan pantang menyerah
b. Weakness (Kelemahan)
- Tidak banyak menemukan orang seperti beliau yang tetap semangat dan ulet, walaupun banyak guncangan yang menerpa bisnisnya.
c. Opportunity (Peluang)
- Pada saat tentara Jepang membuang bongkahan dan barang-barang baik terigu, semen, besi-beso bekas dari tentara Jepang, Eka menjadikan hal itu sebagai peluang sehingga dikemas seperti semula dan dijual lagi.
- Beliau berusaha memperluas pemasaran usaha hasil ternak dan taninya ke berbagai pelosok daerah bahkan melakukan ekspor impor ke luar negeri.
d. Threats (Hambatan)
- Bisnisnya sempat jatuh dan gulung tikar pada saat Jepang menduduki daerahnya, hingga jatuh miskin.
ILMU
LINGKUNGAN
Ilmu lingkungan merupakan perpaduan konsep dan
asas berbagai ilmu (terutama ekologi, ilmu lainnya: biologi, biokimia,
hidrologi, oceanografi, meteorologi, ilmu tanah, geografi, demografi, ekonomi
dan sebagainya, yang bertujuan untuk mempelajari dan memecahkan masalah yang
menyangkut hubungan antara mahluk hidup dengan lingkungannya. Ilmu lingkungan
merupakan penjabaran atau terapan dari ekologi.
Ilmu lingkungan merupakan ekologi yang
menerapkan berbagai azas dan konsepnya kepada masalah yang lebih luas, yang
menyangkut pula hubungan manusia dengan lingkungannya. Ilmu Lingkungan adalah
ekologi terapan. Ilmu lingkungan ini mengintegrasikan berbagai ilmu yang
mempelajari hubungan timbal balik antara jasad hidup (termasuk manusia) dengan
dengan lingkungannya. Ilmu Lingkungan juga dimaknai sebagai suatu studi
(kajian) yang sistematis mengenai lingkungan hidup dan kedudukan manusia yang
layak di dalamnya. Lingkungan
hidup dibagi menjadi dua kelompok yaitu.
1.
Lingkungan Hidup Fisik berupa gedung, danau,
gunung, cahaya dan sebagainya.
2.
Lingkungan Hidup Biologis yaitu manusia, hewan,
tumbuh-tumbuhan dan makhluk mikroorganis.
3. Lingkungan Sosial (Social Environment), yaitu manusia-manusia lain yang
berada di sekitar kita atau kepada siapa kita mengadakan hubungan pergaulan
B.
EKOLOGI PEMBANGUNAN
Contoh sederhana ekologi pembangunan
yang mempelajari lingkungan hidup sebagai objek kajian dalam hubungan dengan
pembangunan. Pembangunan merupakan sarana bagi pencapaian taraf kesejahteraan
manusia. Namun demikian, setiap pembangunan tidak terlepas dari adanya dampak
yang merugikan, terutama kepada lingkungan. Lingkungan menjadi semakin rusak
berupa pencemaran, dan kerusakan sumber hayati seperti penipisan cadangan
hutan, punahnya bermacam macam biota baik binatang maupun tumbuhan.
C.
KASUS PENERAPAN ILMU LINGKUNGAN
HIDUP
Saat
itu, Jepang baru bangkit menjadi negara industri, sehingga masalah lingkungan
hidup tidak terlalu mereka pedulikan. Contoh terbesar ketidakpedulian itu
adalah terjadinya kasus pencemaran Minamata, saat pabrik Chisso Minamata
membuang limbah merkuri ke lautan dan mencemari ikan serta hasil laut lainnya.
Para nelayan dan warga sekitar yang makan ikan dari laut sekitar Minamata
menjadi korban. Di tahun 2001, tercatat lebih dari 1700 korban meninggal
akibat tragedi tersebut. Tahun 60 dan 70-an, kasus polusi, pencemaran
lingkungan, keracunan, menjadi bagian dari tumbuhnya industri Jepang. Di kota
Tokyo sendiri, limbah dan sampah rumah tangga saat itu menjadi masalah besar
bagi lingkungan dan mengganggu kehidupan warga Tokyo. Barulah pada pertengahan
1970-an mulai bangkit gerakan masyarakat peduli lingkungan atau chonaikai di berbagai kota di Jepang.
Masyarakat menggalang kesadaran warga tentang cara membuang sampah, dan memilah-milah
sampah, sehingga memudahkan dalam pengolahannya. Gerakan mereka menganut tema
3R atau Reduce, Reuse, and Recycle. Mengurangi pembuangan sampah,
Menggunakan Kembali, dan Daur Ulang.
Bisakah
kita Meniru Jepang?
Melihat proses pembentukan pengolahan sampah di Jepang
tersebut, jika diterapkan di indonesia kesadaran pada sampah dan lingkungan
hidup di Jepang baru tumbuh dalam beberapa puluh tahun terakhir. Oleh karena
itu, upaya membangun kesadaran masyarakat melalui berbagai kampanye lingkungan
hidup oleh komunitas-komunitas peduli lingkungan, perlu banyak dilakukan di
setiap kota dan tempat.
Secara garis besar dapat dikemukakan bahwa materi
pembelajaran (instructional material)
adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai oleh
peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
Bercerita mengenai mata kuliah yang disukai dan tidak disukai tentunya setiap
individu memiliki pendapat yang berdeda satu dengan yang lainnya. Disini saya
akan menceritakan mengenai mata kuliah yang saya sukai selama menjadi mahasiswa
jurusan teknik industri. Jurusan terknik industri merupakan jurusan yang
mempelajari seluruh materi yang berhubugan dengan statistika, sistem, proses
dan tentunya masih banyak lagi.
Didalam proses pembelajaran hampir semua mata
kuliah saya sukai. Namun jika diharuskan untuk memilih salah satu materi
pembelajaran yang paling disukai adalah mengenai perencanaan dan perancangan
produk. Menurut saya materi perencanaan dan perancangan produk mengajarkan
mahasiswa tentunya jurusan teknik industri untuk dapat merancang suatu desain
produk yang tentunya sesuai dengan minat dan kebutuhan konsumen. Terlepas dari
itu semua sudah seharusnya seluruh materi pelajaran wajib disukai sebab materi
yang disukai akan lebih mudah untuk dipahami dan mengerti. Menyukai materi kuliah
juga dapat memberikan dampak yang salah satunya memudahkan kita dalam hal dunia
kerja.
Macam-Macam
Teknik Analisis Data
Menurut
Suprayogo analisis data adalah
rangkaian kegiatan penelaahan, pengelompokan, sistematisasi, penafsiran dan
verifikasi data agar sebuah fenomena memiliki nilai sosial, akademis dan
ilmiah.
Didalam
penelitian ilmiah kita telah mengenal dua macam penelitian, yaitu penelitian kuantitatif
dan penelitian kualitatif. Berikut ini merupakan teknik analisis data sesuai
dengan macam atau jenis penelitian.
1. Analisis Data Kuantitaif.
Penelitian
kuantitatif analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh
responden atau sumber data lain terkumpul. Teknik dalam penelitian
kuantitatif adalah menggunakan statistik.
2. Anlisis Data Kualitatif
Penelitian
kualitatif data yang diperoleh dari berbagai sumber dengan
menggunakan teknik pengumpulan data yang bermacam-macam
(triangulasi), dan dilakukan secara terus menerus tersebut
mengakibatakan variasi data sangat tinggi sekali. Data yang diperoleh pada
umumnya adalah data kualitattif sehingga tekniik analisa yang digunakan belum
ada pola yang jelas. Oleh Karen itu sering mengalami kesulitan dalam
melakukan analisis.
Mengenai
analisis dilapangan, ada dua macam model:
a. Analisis
Data di Lapangan Model Miles dan Huberman.
·
Data
Reduction
·
Data
Display
·
Conclusion
drawing/verification
b. Analisis
Data di Lapangan Model Spradley
·
Analisis
Domain
·
Analisis
Taksonomi
·
Analisis
Komponensial
·
Analisis
Tema Kultural
KESAN DAN PESAN
MENJADI MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI
Kesannya menyenangkan
dan sangat berkesan, sebab sebagai mahasiswa teknik industri kita dituntut
untuk memahami betapa pentingnya ilmu teknik untuk perkembangan dan kemajuan
industri selain itu banyak ilmu yang dipelajari dan sangat berarti untuk dasar
dalam terjun ke dunia perindustrian.
Pesan sebagai
mahasiswa teknik industri diharapkan selalu memiliki wawasan yang luas akan
proses proses yang ada di sebuah perusahaan dan berusaha untuk menerapkan pada
dunia kerja dimasa yang akan datang.
METODOLOGI
1. Cover
Cover atau sampul
makalah memuat judul makalah serta nama penulis, logo lembaga atau institusi,
tempat dan tahun terbit. Nama penulis ditulis dengan jelas, nama asli dan nama
lengkap tanpa disingkat serta tanpa menyebutkan gelar. Untuk penulisan nama
penulis dan tidak diperlukan huruf kapital untuk semua kata, cukup huruf
kapital di awal kata. Namun untuk penulisan keterangan nama instansi atau
jenjang pendidikan menggunakan huruf kapital dengan dicetak tebal.
2. Abstrak
Abstrak dapat diartikan sebagai versi mini dari
sebuah karya ilmiah. Menurut Houghton (1975) abstrak dapat didefenisikan
sebagai rangkuman informasi yang terdapat dalam sebuah dokumen. Abstrak yang
dipersiapkan dengan baik akan memungkinkan pembaca untuk mengidentifikasi
materi inti dari sebuah dokumen secara cepat dan akurat sehingga pembaca dapat
mengetahui apakah dokumen tersebut terkait dengan kebutuhan mereka.
Day
(1993) menyatakan bahwa abstrak karya ilmiah harus memaparkan: 1. Tujuan utama
dan ruang lingkup penelitian. 2. Bahan dan metode yang digunakan. 3. Memberikan
ringkasan hasil. 4. Simpulan untuk hal-hal yang mendasar. Weisberg & buker
(1990) menyebutkan bahwa abstrak laporan penelitian pada intinya terdiri dari
lima hal penting yaitu: 1. Latar belakang. 2. Tujuan. 3. Method. 4. Hasil. 5.
Simpulan. Panjang abstrak pada umumnya tidak melebihi 250 kata.
3. Daftar
Isi
Daftar isi memuat informasi halaman dari isi makalah. Setiap
bab dan sub-bab dalam makalah diberikan keterangan halaman agar memudahkan pembaca
menemukan bahan yang akan dibaca. Daftar isi juga memuat daftar gambar dan
daftar tabel (jika ada).
BAB I PENDAHULUAN
Bab
ini membahas tentang penelitian secara umum, yang diawali dengan suatu tinjauan
mengapa perlu mempelajari penelitian, apa manfaat penelitian bagi manajer
perusahaan dan apa manfaatnya bagi mahasiswa, dan kemudian dilanjutkan dengan
definisi penelitian (Husaini Usman dan
Purnomo, 2008).
1.1
Latar
Belakang
Memunculkan berbagai alasan mengapa memilih judul tersebut, maka seorang
peneliti dalam hal ini dapat mengacu pada peraturan perundang-undangan yang
berlaku, akan tetapi belum efektif pada pelaksanaannya (Husaini Usman dan Purnomo, 2008).
1.2
Rumusan Masalah
Menyatakan secara tersurat
pertanyaan penelitian apa saja yang perlu dijawab atau dicarikan jalan
pemecahan masalahnya. Rumusan masalah merupakan suatu penjabaran dari
identifikasi masalah dan pembatasan masalah (Husaini
Usman dan Purnomo, 2008).
1.3
Tujuan
Penulisan
Tujuan menyangkut tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum meliputi
aspek-aspek yang secara umum dianggap sebagai tujuan bagi semua orang, baik
penggiat di bidangnya maupun masyarakat umum. Tujuan khusus adalah tujuan yang
dimaksudkan untuk meningkatkan kepekaan para penggiat karya tulis untuk lebih
mempromosikan bagaimana cara menulis yang baik sehingga menghasilkan tulisan
yang baik pula untuk dikonsumsi berbagai kalangan (Husaini Usman dan Purnomo, 2008).
BAB
II TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan pustaka
merupakan kegiatan (penyusunan kajian pustaka) bertujuan mengumpulkan data dan
informasi ilmiah, berupa teori-teori, metode, atau pendekatan yang pernah
berkembang dan telah di dokumentasikan dalam bentuk buku, jurnal, naskah,
catatan, rekaman sejarah, dokumen-dokumen, dan lain-lain yang terdapat di
perpustakaan (Pohan dan Prastowo, 2012).
BAB
III METODE PENELITIAN
Metode
penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan
kegunaan tertentu Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti
cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode
menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran
ilmu yang bersangkutan. (Sugiyono,2008).
BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS
Bab ini menguraikan gambaran umum unit observasi, serta
menguraikan analisis dan pembahasan hasil penelitian. Bab
ini menganalisis dan membahas fakta-fakta yang ada dalam entitas yang menjadi
unit observasi. Analisis harus dilakukan dengan menggunakan teori yang telah
dikemukakan di bab II beserta interpretasinya.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan merupakan penjabaran dari hasil
penelitian yang diperoleh. Hasil penelitian diperoleh dari analisis rumusan
masalah yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan teori dan metode
penelitian yang dilakukan, sehingga diperoleh kesimpulan penelitian. Saran
berisi manfaat penelitian kepada pembaca berdasarkan hasil penelitian yang
diperoleh kemudian diharapkan agar dilaksanakan atau diterapkan oleh pembaca.
Daftar Pustaka
Daftar pustaka berisi daftar referensi-referensi
yang dicantumkan atau dipergunakan dalam penyusunan makalah. Penulisan daftar
pustaka harus disusun secara sistematis serta diurutkan secara sistematis
berdasarkan abjad/alfabetis menurut nama pengarang.
Daftar
Pustaka
Arifin,
Zaenal dan Amran Tamsai. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta
Akapres, 2004.
Husaini
Usman dan Purnomo, 2008. Metodologi
Penelitian Sosial. Penerbit PT Bumi Aksara : Jakarta.
Nazir,
M. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia. Prastowo, A. 2012,
Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta:
Ar-Ruzz Media.
Langganan:
Postingan (Atom)

- Follow Me on Twitter!
- "Join on my Facebook!
- RSS
Contact